|
JAYAPURA, SELASA - Pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Teluk Bintuni, Provinsi Papua, sangat mengharapkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berkenan mengunjungi wilayah ini dalam rangka ekspor perdana LNG dari perusahaan LNG Tangguh yang berada di wilayah ini.
"Pada Oktober nanti, menurut rencana Presiden SBY datang ke Teluk Bintuni untuk meresmikan ekspor perdana LNG Tangguh. Seluruh rakyat Bintuni berharap kiranya rencana ini tetap terlaksana karena mereka ingin berdialog langsung dengan bapak Presiden," kata Bupati Teluk Bintuni Alfons Manibui di Bintuni, ibu kota Kabupaten Teluk Bintuni, Selasa (10/6).
Dia mengatakan, untuk menyukseskan kunjungan Presiden SBY itu, mulai sekarang masyarakat setempat bersama pemerintah melakukan berbagai persiapan sehingga kunjungan tersebut benar-benar sukses. Peresmian ekspor perdana LNG Tangguh dari Teluk Bintuni merupakan kebanggaan rakyat Kabupaten Teluk Bintuni sekaligus kebanggaan seluruh rakyat Indonesia.
Ekspor perdana LNG tentu saja akan mampu meningkatkan kesejahteraan hidup rakyat di wilayah ini. Menurut rencana, ekspor perdana dilakukan pada Oktober 2008 dan setiap tahun dari perut bumi Teluk Bintuni diekspor LNG sebanyak 7.000 ton ke berbagai negara, antara lain China, Timur Tengah, dan negara-negara di Eropa.
Alfons menjelaskan, pemerintah kabupaten dan Pemerintah Provinsi Papua Barat bersama rakyat sudah mulai melakukan persiapan dan pembenahan, baik infrastruktur jalan dan jembatan maupun persiapan di lokasi kunjungan Presiden sehingga lokasi itu dapat menampung ribuan rakyat yang berdatangan dari berbagai kampung di tanah Papua. "Gubernur Provinsi Papua Barat Abraham Octavianus Atururi bersama semua unsur pemerintahan provinsi lainnya, Senin, telah mengunjungi Kabupaten Teluk Bintuni untuk mulai melakukan pertemuan dengan rakyat dalam rangka persiapan kunjungan Presiden SBY. Kita berharap persiapan yang lama akan lebih matang dan sukses," kata Alfons. |